SURGA ITU DEKAT



SURGA ITU DEKAT
Hidup di dunia adalah suatu pembuktian amal kita, akankah kita menuju surga atau neraka. Menuju surga merupakan perjuangan. Siapapun bisa masuk surga . tanpa membedakan suku ras, suku, kaya – miskin, tua – muda, sehat – sakit, pria – wanita. Asal ia mau mengimani dan menjalankan semua perintah allah dan menjauhi larangannya.

Banyak dari kita tidak  sadar bahwa amalan yang sepele pun bisa menjadi tinggi di sisi Allah. Seperti memberi minum manusia ataupun hewan, memberi makan dengan sepotong roti, meminjamkan ternak untuk di perah, menyingkirkan rintangan di jalan, member tumpangan orang lain, dan lain sebagainya.

Sesungguhnya surga itu dekat dengan kita, begitu juga dengan neraka. Rasulullah shallallahu alaihi wa saallam bersabda “ Surga itu dekat kepada salah satu di antara kalian daripada tali sandalnya, begtu juga dengan neraka”. (HR.Bukhori). kita harus selalu senantiasa berbuat kebaikan agar mengundang rahmat Allah  untuk bisa menuju surganya.

Surga dan neraka itu sangatlah dekat, kita harus sadar bahwakita tidak boleh meremehkan sekecil apapun kebaikan dan tidak boleh pula memandang sekecil apapun dosa yang bisa menjerumuskan kita kedalam Neraka.

Rasulullah shallallahu alaihi wa saallam bersabda :
“ janganlah kamu meremehkan sedikitpun suatu amal kebaikan meski hanya sekedar bertemu saudaramu dengan wajah berseri – seri. “ (HR.Muslim)

Dan di Hadist lain

“ Jauhilah olehmu dosa – dosa kecil yang diremehkan. Sesungguhnya dosa – dosa kecil ini akan terkumpul pada diri seorang hingga akan membinasakan.” (HR.Ahmad)

Betapa banyak yang telah dicontohkan oleh rasulullah shallallahu alaihi wa saallam tentang  kebaikan – kebaikan yang sederhana namun mempunyai dampak social yang luas.

“ ada 40 amalan, yang tertinggi adalah meminjamkan seeor kambing untuk diperah susunya. Tak ada seorang pun yang melakukan satu amalan dari keempat puluh ini ( dengan mengharap pahalanya dan membenarkan apa yang Allah telah janjikan untuknya) melainkan Allah akan memasukkannya ke dalam Surga.” (HR. Bukhori)

Dalam pesan ini Rasulullah shallallahu alaihi wa saallam tidak merinci  apa – apa saja amalan itu. Walaupun ada pada sabda sebelumnya beliau telah member contoh – contoh pintu kebaikan. Sesungguhnya kebaikan itu telah tersebar di muka bumi ini. Maka kesimpulan yang bisa kita ambil bahwa setiap muslim harus membiasakan dirinya dalam kebaikan, yang kita pandang kecil maupun yang besar. Karena kita tidak tahu dengan amalan mana dengannya Allah merahmati kita dengan ‘tiket’ ke Surganya .

Previous
Next Post »
Thanks for your comment